Menanggapi kritik yang terus berkembang terhadap kategori baru itu, Mason menegaskan bahwa penghargaan tersebut dibuat untuk merayakan “kedalaman, keberagaman, dan keunggulan” karya seni pop Asia.

“Ini sama sekali bukan untuk memisahkan,” tegas Mason. Ia menambahkan bahwa kategori tersebut bertujuan memberi sorotan kepada para musisi besar sekaligus memperluas pengakuan di antara 15.000 anggota pemilih Grammy.

Mason juga menjelaskan bahwa mengajukan musik ke kategori berdasarkan genre tidak akan menghalangi seorang artis untuk bersaing di kategori utama General Field, seperti Album of the Year atau Song of the Year.

“Kategori-kategori tersebut tetap terbuka bagi setiap rekaman yang memenuhi syarat, tanpa memandang genre. Pengakuan di kategori genre dan pengakuan di General Field bukanlah dua hal yang saling meniadakan. Seorang artis tentu saja bisa mengejar keduanya,” katanya.

Ia menambahkan, Grammy tetap berkomitmen memperluas keanggotaan serta mendengarkan suara-suara dari seluruh dunia tanpa memandang wilayah maupun bahasa.

Selama bertahun-tahun, Grammy memang kerap mendapat kritik karena dianggap lebih konservatif dan eksklusif terhadap musisi non-kulit putih dibandingkan ajang penghargaan musik besar lainnya di Amerika Serikat.



Source link