
loading…
Mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University mengikuti talkshow yang digelar di Auditorium Sylva Pertamina, IPB University, Bogor, Jawa Barat. Foto/Ist
Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof Dodik Ridho Nurrochmat menyebutkan, kegiatan itu digelar karena pendidikan memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi yang mampu melihat persoalan kehutanan secara lebih komprehensif. Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang memahami hutan dari perspektif keilmuan sekaligus mampu melihat keterkaitannya dengan masyarakat, industri, ekonomi, dan masa depan lingkungan.
Baca juga: Prabowo Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan Dilakukan Tegas, Transparan, dan Akuntabel
“Hutan bukan hanya sumber daya alam yang perlu kita jaga, tetapi juga bagian penting dari kehidupan dan pembangunan Indonesia. Masa depan hutan Indonesia sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang akan mengelolanya. Mahasiswa perlu memahami kehutanan secara utuh, tidak hanya dari aspek ekologi, tetapi juga industri, rantai pasok, sertifikasi, dan pemanfaatan hasil hutan secara bertanggung jawab,” ujar Dodik Ridho Nurrochmat dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026).
Talkshow tersebut digelar FSC Indonesia, IPB University, Tetra Pak Indonesia, IRCOMM Group, dan MK Academy dalam rangkaian Celebration FSC Forest Week 2026 yang dirancang sebagai ruang dialog untuk mempertemukan perspektif akademik, responsible forest management, sertifikasi, industri, dan rantai pasok. Sehingga mahasiswa dapat melihat isu kehutanan secara lebih luas, dari hutan hingga produk yang digunakan masyarakat.
CEO IRCOMM Group, Isra Ruddin menekankan pentingnya memperkenalkan isu kehutanan pada generasi muda melalui kolaborasi berbagai pihak. Melalui kegiatan itu, pihaknya ingin menunjukkan perjalanan menjaga hutan tidak berhenti di kawasan hutan, tetapi berlanjut hingga industri, produk, dan pilihan masyarakat sebagai konsumen

Leave a Reply