
loading…
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan di Sekolah Rakyat PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026). Foto: Achmad Al Fiqri
Hal itu diungkapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Surat terbuka yang menuntut Gibran mundur itu bertajuk Menjaga Marwah Konstitusi, Etika Bernegara, dan Legitimasi Kepemimpinan Nasional.
Baca juga: PDIP Buka Pintu Dialog dengan PKS Soal Hak Angket Ijazah Gibran
“Suara-suara seperti inilah yang juga harus didengarkan oleh Presiden Prabowo, oleh partai-partai di DPR,” ujar Hasto di Sekolah Rakyat PDIP, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026).
Hasto menguraikan pesan dalam surat terbuka tersebut, pertama runtuhnya keteladanan dan etika bernegara. Menurut dia, asas kepatutan, kejujuran, dan keteladanan telah runtuh akibat syarat minimal tentang seorang calon wakil presiden tidak dipenuhi dan dipaksakan dengan intervensi kekuasaan.

Leave a Reply