loading…

Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau Pos Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Krayan Lembudud dan jalan Krayan-Malinau. Foto/Istimewa

KALIMANTAN UTARA – Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau Pos Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Krayan Lembudud dan jalan Krayan-Malinau, Kalimantan Utara, Jumat, 24 Oktober 2026. Kunjungan tersebut untuk mengidentifikasi kondisi infrastruktur dan kebutuhan pembangunan di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.

Dalam peninjauan tersebut, Maruli menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan BNPPDT dalam mendukung pengelolaan kawasan perbatasan dan daerah terpencil. “Setelah saya turun ke lapangan, saya melihat bahwa kebersamaan dalam menjalankan tugas antara TNI dan BNPPDT sangat diperlukan,” ujarnya.

Maruli menjelaskan, kunjungan ke Kalimantan Utara merupakan bagian dari rangkaian peninjauan langsung ke sejumlah wilayah perbatasan untuk melihat kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Memutus Ijon Seleksi Penyelenggara Pemilu

Sebelumnya, Maruli mengunjungi Pulau Miangas, Sulawesi Utara, dan dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Rote, Nusa Tenggara Timur. Selain meninjau kondisi infrastruktur, Maruli menyoroti rencana pembangunan jalan di Kalimantan Utara yang menjadi perhatian pemerintah.

Maruli berharap pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan mulai 2027 untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah perbatasan. “Sudah banyak hal yang direncanakan oleh Presiden, terutama pembangunan jalan di wilayah Kalimantan Utara. Mudah-mudahan segera direalisasikan tahun depan,” jelasnya.



–