“Ia sangat ingin menyelesaikan tur ini dan mengakhirinya dengan cara terbaik, baik secara sehat maupun bahagia,” bunyi pernyataan tersebut.
“Setelah itu, ia akan mengambil waktu istirahat yang memang sudah sangat layak dari pekerjaan dan penampilan yang membuatnya terus berada dalam sorotan publik, sesuatu yang selama ini memicu pengawasan publik yang tiada henti,” lanjut pernyataan itu.
Laporan People itu menyusul pengumuman dari produser pertunjukan Sunday In The Park With George karya Stephen Sondheim di London pada Minggu (2/8) bahwa Grande mengundurkan diri dari perannya dalam musikal tersebut, yang dijadwalkan debut di Barbican Theatre, Inggris, pada 2027.
Saat tampil di panggung United Center pada Senin (3/8), Grande mengungkapkan kepada para penggemarnya bahwa “banyak hal bisa dibesar-besarkan”, dan keputusan untuk rehat dari sorotan publik adalah sesuatu yang “sudah ingin aku lakukan dan putuskan diam-diam sejak lama”, bukan keputusan yang bersifat “reaktif atau impulsif”.
Menurut laporan The Guardian, Grande melanjutkan sambil membaca catatan di ponselnya, “Keputusan ini dibuat dengan penuh pertimbangan dan dari posisi yang membuatku merasa berdaya. Dan aku ingin kalian tahu bahwa banyak hal bisa benar pada saat yang bersamaan.”
Melanjutkan pernyataannya di atas panggung, Grande mengatakan bahwa ia tahu para penggemarnya khawatir “hal-hal negatif telah merusak semuanya” untuk dirinya. Namun, menurutnya justru yang terjadi adalah sebaliknya.
“Banyak hal bisa benar pada saat yang sama: batasan memang perlu dibuat, manusia terkadang memang membutuhkan waktu untuk beristirahat, dan pada saat yang sama, pengalaman ini adalah dan akan terus menjadi pengalaman terbaik dalam kehidupan profesional dan kreatifku,” katanya kepada para penggemar yang langsung menyambut dengan sorakan meriah.

