Site icon News Today

Bandara Soetta, Halim, Husein kembali dibuka setelah krisis abu vulkanik Anak Krakatau


PESAWAT WAJIB DIINSPEKSI

Pembukaan kembali bandara disertai sejumlah ketentuan untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan.

Menhub menegaskan agar pengelola bandara memastikan seluruh fasilitas sisi udara benar-benar bersih dari paparan debu.

Otoritas bandara bersama maskapai diwajibkan melakukan inspeksi terhadap seluruh armada pesawat sebelum kembali dioperasikan.

Pilot dan kru operasional juga harus mengetahui restricted polygon, yakni wilayah udara berbentuk poligon yang dibatasi atau dilarang untuk dilintasi karena terdeteksi mengandung sebaran abu vulkanik.

Dudy meminta maskapai terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, otoritas penerbangan, dan instansi terkait untuk memastikan seluruh operasional berlangsung aman.

Gangguan penerbangan akibat abu vulkanik Anak Krakatau sebelumnya mulai terjadi pada Sabtu (5/9).

Sebanyak delapan bandara sempat ditutup, yakni Soekarno-Hatta di Banten, Halim Perdanakusuma di Jakarta, Radin Inten II di Lampung, Husein Sastranegara di Bandung, Budiarto Curug dan Pondok Cabe di Banten, Muhammad Taufiq Kiemas di Pesisir Barat, Lampung, serta Atung Bungsu di Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Bandara Atung Bungsu telah lebih dahulu kembali beroperasi secara normal pada Senin (7/9) pukul 09.00 WIB.



Source link

Exit mobile version