Site icon News Today

Baru dipasang, lampu solar panel makam Vidi Aldiano dicuri


Dua lampu panel surya tersebut ditempatkan di titik berbeda pada pusara Vidi. Satu lampu dipasang di dekat nisan agar dapat menerangi area tersebut, sedangkan satu lainnya berada di bagian ujung makam.

Harry memasang fasilitas penerangan itu karena kerap melihat peziarah masih berdatangan ketika hari mulai gelap. Lampu tenaga surya tersebut diharapkan dapat memberikan penerangan bagi orang-orang yang berziarah pada malam hari.

Kedua lampu itu telah terpasang sejak 21 Agustus 2026. Namun, belum genap sebulan sejak dipasang, dua lampu di pusara Vidi justru raib.

Mengetahui fasilitas penerangan di makam anaknya digondol pencuri, Harry menanggapinya dengan santai dan berseloroh melalui media sosial. Ia juga mendoakan agar orang yang mengambil lampu tersebut mendapat petunjuk.

“Semoga malingnya dapat hidayah,” tulis Harry dalam unggahannya.

Harry kemudian melontarkan komentar bernada gurauan mengenai banyaknya orang yang ikut bereaksi terhadap pencurian tersebut.

“Pertama dalam sejarah dunia persilatan, ada maling lampu solar panel makam Vidi disumpahin 469 ribu orang dalam semalam,” katanya.

Vidi Aldiano meninggal dunia pada 7 Maret 2026 dalam usia 35 tahun. Pelantun Nuansa Bening itu mengembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan kanker ginjal yang diidapnya sejak akhir 2019.



Source link

Exit mobile version