
loading…
Saat mengetahui dirinya dinobatkan sebagai wisudawan terbaik, Bambang mengaku merasakan kebahagiaan sekaligus rasa tidak percaya.
“Bersyukur, senang, dan sedikit tidak menyangka. Ini bukan pencapaian saya seorang, tapi juga hasil doa orang tua, bimbingan dosen, dan dukungan teman-teman,” tuturnya, dikutip dari laman UNJ, Rabu (21/10/2026).
Baca juga: ITS Percepat Fasilitas Kampus Inklusif, Siap Terima Mahasiswa Disabilitas pada 2027
Bambang menjadi salah satu wisudawan yang mengikuti prosesi Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 Sesi II, Selasa (20/10/2026).
Perjalanan Bambang meraih prestasi tersebut tidak lepas dari konsistensi belajar, kemampuan mengatur waktu, serta dukungan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang membantunya menyelesaikan pendidikan tinggi.
Berasal dari Indramayu, Jawa Barat, Bambang merupakan lulusan SMAN 1 Sliyeg. Ia diterima di UNJ melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), yang kini dikenal sebagai Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Bagi Bambang, kesempatan menempuh pendidikan dengan bantuan KIP Kuliah memiliki arti penting, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi keluarga.
Baca juga: 10 Politeknik Paling Diminati di SNBT 2026, Ada Kampus Pilihanmu?
“Beasiswa ini sangat membantu saya dan keluarga, sekaligus jadi pengingat bahwa ada amanah yang harus saya jaga dengan belajar sungguh-sungguh,” ujarnya.
Memilih PTIK karena Tertarik pada Komputer dan Pendidikan
Ketertarikan terhadap dunia komputer menjadi titik awal Bambang memilih PTIK FT UNJ. Sebelum menentukan pilihan, ia sempat membandingkan tiga program studi di bidang komputer yang tersedia di UNJ.
Ia akhirnya memilih PTIK karena mempertimbangkan akreditasi program studi sekaligus kurikulumnya yang memadukan teknologi dan pendidikan. Menurutnya, kedua bidang tersebut merupakan kompetensi yang ingin ia pelajari secara bersamaan.

