MAKANAN INDONESIA DENGAN HARGA TERJANGKAU
My Indo Cook menawarkan berbagai makanan rumahan khas Indonesia dengan harga yang relatif terjangkau untuk ukuran Singapura.
Beberapa menu andalannya, antara lain, nasi uduk, Indomie dengan ayam goreng tepung, serta Indomie sambal matah yang menggunakan sambal cabai mentah khas Bali.
Menurut Eka, nasi uduk buatannya memiliki cita rasa yang lebih ringan dibandingkan nasi lemak.
Jika nasi lemak umumnya disajikan dengan sambal berbahan dasar cabai kering, Eka memilih menggunakan cabai segar dan tomat untuk sambal nasi uduknya.
Seporsi paket nasi uduk di My Indo Cook terdiri dari nasi yang dimasak dengan santan, bihun, kerupuk, sambal, serta pilihan lauk berprotein.
Paket nasi uduk standar dijual seharga S$4 (Rp56 ribu), sedangkan varian dengan potongan paha ayam atau ayam goreng tepung dibanderol S$5,90 (Rp83 ribu).
Ada pula ayam ungkep, yakni ayam goreng berbumbu khas Jawa yang dimasak perlahan bersama aneka rempah agar bumbunya meresap sempurna ke dalam daging sebelum digoreng.
Menu lainnya meliputi bakso dan soto ayam yang masing-masing dijual seharga S$4,50 (Rp64 ribu).
Sementara itu, Indomie dibanderol mulai S$3,80 (Rp54 ribu), sedangkan paket dengan tambahan berbagai bahan makanan dijual seharga S$5,90 (Rp83 ribu).
Eka juga rutin menghadirkan menu spesial harian atau Special of the Day yang berganti-ganti.
Beberapa menu yang pernah ditawarkan, antara lain, spageti seafood sambal matah dan ketoprak, hidangan khas Indonesia yang terdiri dari ketupat, tahu, dan sayuran dengan siraman saus kacang.
Untuk mempermudah proses memasak, Eka menerapkan teknik mise en place, yakni menyiapkan dan menata seluruh bahan makanan sebelum mulai memasak.
Teknik tersebut ia pelajari dari Damian D’Silva, salah satu juri MasterChef Singapore.
Meski My Indo Cook dimiliki oleh seorang Muslim dan menggunakan bahan-bahan bersertifikat halal menurut Eka, warung tersebut belum memiliki sertifikasi halal resmi.

