Site icon News Today

Eksodus Ilmuwan ISRO Menguji Industri Antariksa India


Sanjay Nekkanti, pendiri sekaligus CEO Dhruva Space, perusahaan penyedia solusi rekayasa antariksa, menuturkan, ketergantungan industri terhadap mantan ilmuwan ISRO merupakan konsekuensi alami dari perkembangan sektor-sektor strategis India.

“Selama beberapa dekade, sebagian besar keahlian ini berada di ISRO, DRDO (Defence Research and Development Organisation), laboratorium pertahanan, dan perusahaan milik negara karena lembaga-lembaga inilah yang diberi mandat mengembangkan teknologi strategis India,” tutur Sanjay kepada CNA.

Ia menambahkan bahwa ilmuwan ISRO yang telah pensiun masih membimbing tim teknik dan berkontribusi dalam pengembangan produk di Dhruva Space, bersama para pakar yang pernah bekerja di NASA dan European Space Agency (ESA).

Meski belum ada data komprehensif perpindahan ilmuwan dari ISRO ke perusahaan swasta, Raju mengatakan, Perusahaan rintisan kini semakin menarik bagi talenta berpengalaman. Selain menawarkan gaji yang kompetitif, mereka juga memberikan posisi kepemimpinan, opsi kepemilikan saham bagi karyawan (employee stock options/ESOP), serta kesempatan mengembangkan teknologi dengan kecepatan yang lebih tinggi.

Laporan Economic Times pada Maret 2025 menyebut, Perusahaan rintisan teknologi antariksa India secara aktif merekrut mantan ilmuwan ISRO untuk memperkuat kepemimpinan, komersialisasi, dan ekspansi global.

“Mungkin mereka bisa menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam satu tahun dibandingkan yang bisa mereka lakukan dalam lima atau tujuh tahun,” kata Raju.

APAKAH ATURAN LEBIH KETAT BISA MEMPERTAHANKAN TALENTA TERBAIK?

Aturan baru tersebut mencerminkan meningkatnya kekhawatiran atas hilangnya ilmuwan berpengalaman. Namun, para pelaku industri berpendapat bahwa mempersulit proses keluar tidak akan dengan sendirinya menyelesaikan persoalan.

Raju mengatakan, kekhawatiran pemerintah dapat dipahami.

“Pemerintah telah berinvestasi untuk membangun kumpulan talenta ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa ilmuwan yang menangani misi-misi unggulan membawa pengetahuan dan pengalaman khusus yang dibangun selama puluhan tahun.



Source link

Exit mobile version