Site icon News Today

Ibu di NTT Melahirkan Prematur Saat Gempa


Suaminya, Basianus Cak, saat itu tengah dirawat di lantai tiga rumah sakit karena masalah pada jantung dan paru-paru serta diabetes. Melania mengatakan, reruntuhan bangunan sempat menyulitkan evakuasi suaminya, tapi berhasil berkat bantuan warga lainnya.

“Saya hanya berdoa: ‘Ya Tuhan, kalau kami masih diberi kesempatan hidup, bukalah jalan bagi kami,” kata Maria. “Puji Tuhan, Dia memberikan kami kesempatan hidup.”

Kengerian juga dialami oleh Tonsianus Sambang yang sedang menjenguk ibunya yang dirawat karena pecah pembuluh darah ke otak.

“Kami semua mulai panik; ada yang melompat keluar jendela dan ada yang berlari,” kata tukang cukur berusia 31 tahun sambil mengelus kaki ibunya.

“Barang-barang berjatuhan di mana-mana, jadi prioritas utama kami saat itu adalah bagaimana mengevakuasi para pasien dan membawa mereka keluar dari ruangan itu. Dinding-dinding runtuh, puing-puing berjatuhan, dan benda-benda berserakan di lantai.”



Source link

Exit mobile version