
loading…
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka saat Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024-2029 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024). Foto/Dok SindoNews
Haedar mengatakan, kritik merupakan hal yang wajar karena pemerintah merupakan milik publik dan warga bangsa. Dia berharap pemerintahan Prabowo-Gibran dapat bekerja lebih dinamis dan progresif dalam menjalankan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pemerintah itu kan milik publik, milik warga bangsa, maka jadikan masukan kritik itu sebagai energi untuk perbaikan-perbaikan atas kekurangan yang selama dua tahun itu berlaku,” kata Haedar di Yogyakarta, Rabu (21/10/2026).
Baca Juga: Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk: Indonesia Sebesar Eropa, tapi Hanya Punya Satu Kabinet
Haedar menilai, pemerintah memiliki kemauan politik atau political will yang kuat untuk membangun Indonesia dengan berlandaskan kedaulatan, kesejahteraan rakyat, serta penguatan sumber daya manusia berbasis sains dan teknologi yang tetap berlandaskan iman dan takwa.

