
loading…
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto/Jonathan Simanjuntak
“Yang belum (terealisasi) adalah yang saya janjikan pada waktu itu adalah insentif untuk RT/RW. Yang kedua, yang berkaitan dengan CCTV,” ungkap Pramono di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026).
Program menaikkan insentif RT/RW ini, kata Pramono, mandek lantaran dana bagi hasil (DBH) dipotong sebesar Rp15 triliun. Ia menyebut hal ini membuat ruang fiskal dari APBD DKI Jakarta menjadi sempit.
Baca Juga: Setahun Pimpin Jakarta, Pramono Akui Banjir dan Kemacetan Masih Jadi PR
Namun, Pramono akan tetap berusaha untuk menuntaskan janji kampanyenya. Dia menambahkan bahwa program ini akan dikaji untuk bisa direalisasikan. “Saya tetap untuk menindaklanjuti itu dalam waktunya segera,” kata Pramono.
