Site icon News Today

Lebih Mahal Tak Jadi Soal, Jetour Hibrida Colok Kuasai 70 Persen Penjualan



loading…

Jetour T2 i-DM (tengah) diapit T1 i-DM dan T1 bensin di pameran. Hibrida colok kini menyumbang sekitar 70 persen penjualan ritel Jetour di Indonesia.

JAKARTA – Konsumen Jetour di Indonesia rela membayar Rp100 juta hingga Rp150 juta lebih mahal demi versi hibrida colok (Plug-in Hybrid EV). Pada September 2026, Jetour T1 i-DM dan T2 i-DM menyumbang 288 dari 411 unit penjualan ritel jenama asal China itu, atau sekitar 70 persen.

Penjualan ritel tersebut naik 17 persen dibandingkan dengan Agustus yang masih 351 unit. T1 i-DM menjadi penyumbang terbesar dengan 150 unit, disusul T2 i-DM sebanyak 138 unit.

Padahal, selisih harganya tidak kecil. T1 bermesin bensin dibanderol Rp408 juta, sedangkan T1 i-DM Rp558 juta.

Di Jakarta, T2 dipatok Rp588 juta, sementara T2 i-DM dijual Rp688 juta.

Bensin tergeser

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan arah serupa. Sepanjang Januari-September 2026, distribusi T1 i-DM mencapai 447 unit.



–

Exit mobile version