Site icon News Today

LRT Jakarta Fase 1B Hampir Rampung, Operasi Agustus 2026


Menurut Waskita, penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga menjadi perhatian selama pembangunan. Proyek LRT Jakarta Fase 1B mencatat 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan yang menyebabkan hilangnya waktu kerja atau lost time injury.

Proyek Fase 1B memperpanjang jaringan LRT Jakarta sejauh 6,4 kilometer dari Velodrome menuju Manggarai. Setelah koridor tersebut beroperasi, panjang jaringan LRT Jakarta akan mencapai sekitar 12,2 kilometer dengan total 11 stasiun. Saat ini, LRT Jakarta melayani rute Pegangsaan Dua-Velodrome melalui enam stasiun.

Pembangunan koridor baru ini bernilai sekitar Rp4,1 triliun dan mencakup lima stasiun. Seluruh stasiun dirancang agar terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya sehingga memperkuat konektivitas jaringan angkutan publik Jakarta.

Gubernur Jakarta Pramono Anung sebelumnya mengatakan beroperasinya LRT hingga Manggarai diharapkan menjadi tonggak pengembangan transportasi publik sekaligus memperkuat konektivitas antarmoda. Pemprov Jakarta menargetkan Fase 1B mulai beroperasi pada Agustus dan berharap Presiden Prabowo Subianto dapat meresmikannya.

Kehadiran jalur hingga Manggarai juga diharapkan membantu mengurangi kemacetan, terutama dengan menyediakan alternatif perjalanan antara kawasan Jakarta Utara, Timur, Pusat dan Selatan. “Kami optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan memudahkan mobilitas warga dan mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum,” ujar Paulus dikutip dari Kompas.id, Senin (10/8).

Bersamaan dengan persiapan pengoperasian Fase 1B, Pemprov Jakarta tengah menyusun skema tarif. Mekanisme penghitungannya akan mengacu pada sistem MRT Jakarta, meski besar tarifnya berbeda. Pramono mengatakan, akan tersedia dua skema, yakni tiket per perjalanan dan tiket terintegrasi, dengan rincian lebih lanjut disiapkan Dinas Perhubungan.

MANGGARAI-DUKUH ATAS

Pengembangan LRT Jakarta tidak akan berhenti di Manggarai. Setelah Fase 1B beroperasi, Pemprov Jakarta berencana melanjutkan pembangunan Fase 1C dari Manggarai menuju Dukuh Atas sepanjang sekitar dua kilometer. Proyek tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp2,1 triliun yang seluruhnya bersumber dari APBD Jakarta.

“Nantinya akan ditambah ke Dukuh Atas sekitar dua kilometer lagi tanpa pembebasan lahan,” kata Pramono. Ia menilai, perluasan jaringan tersebut akan semakin meningkatkan kemudahan perjalanan lintas kawasan Jakarta seiring dengan berkembangnya jaringan transportasi massal lainnya.

Sementara itu, Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan dokumen perencanaan jalur Manggarai-Dukuh Atas ditargetkan selesai pada akhir 2026 sehingga konstruksi dapat dimulai pada awal 2027. “Dokumen perencanaannya kami kejar selesai akhir tahun ini sehingga awal 2027 pembangunan bisa dimulai. Target penyelesaiannya pada 2028,” kata Iwan.



Source link

Exit mobile version