Site icon News Today

OJK Peringatkan Buka Tabungan Massal 25 Juta Warga RI Jangan Berujung jadi Rekening Dormant



loading…

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mewanti-wanti agar pembukaan rekening perbankan bagi masyarakat berusia di atas 17 tahun atau program Satu Rekening Satu Pelajar, tidak hanya mengejar target. Foto/Dok

JAKARTA – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ), Friderica Widyasari Dewi mewanti-wanti agar pembukaan rekening perbankan bagi masyarakat berusia di atas 17 tahun atau program Satu Rekening Satu Pelajar, tidak hanya mengejar target kepemilikan semata hingga berakhir menjadi rekening pasif atau dormant .

Regulator menaruh perhatian serius terhadap keaktifan rekening tersebut untuk mencegah kerentanan keamanan finansial yang berpotensi dimanfaatkan oleh sindikat kejahatan digital. Baca Juga: Buka Rekening Gratis 25 Juta Warga Desil 1-4, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,28 Triliun

Peningkatan rasio kepemilikan tabungan formal di kalangan generasi muda saat ini dinilai telah menunjukkan tren yang sangat positif di tingkat nasional. Meski demikian, Friderica menegaskan bahwa tantangan perlindungan konsumen justru muncul ketika akun perbankan tersebut dibiarkan tanpa transaksi dalam kurun waktu lama.

“Sekarang 88 persen total pelajar di Indonesia sudah punya rekening lewat produk SimPel (Simpan Pelajar). Namun masalah di konsumen ini jangan sampai jadi dormant, karena kalau kartunya lupa ditaruh atau PIN ketahuan orang lain, bisa disalahgunakan untuk pinjol,” kata Friderica selepas forum Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Jakarta, Kamis (22/10/2026).



–

Exit mobile version