Site icon News Today

Penerapan PM-AAS di Kabupaten Sukabumi Efektif Wujudkan Kemandirian Pangan



loading…

Penerapan Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat efektif wujudkan kemandirian pangan. Foto/istimewa

SUKABUMI – Penerapan Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menunjukkan hasil yang menjanjikan. Pada panen padi perdana di lahan demonstrasi seluas 2.800 meter persegi, hasil pengukuran ubinan tertinggi mencatat produktivitas padi setara 11,2 ton per hektare.

Panen itu menjadi tahap awal pengembangan sistem budidaya pertanian modern sekaligus sarana evaluasi penerapan teknologi budidaya padi di Kabupaten Sukabumi. Tanaman dipanen pada umur 102 Hari Setelah Sebar (HSS) dengan metode Tanam Benih Langsung (tabela).

Pengukuran produktivitas dilakukan menggunakan metode ubinan oleh BPS melalui dua sampel. Hasil pengukuran menunjukkan berat gabah masing-masing sebesar 7 kg dan 6,4 kg, yang dikonversi menjadi produktivitas sekitar 11,2 ton dan 10,24 ton per hektare. Dengan demikian, produktivitas rata-rata dari kedua sampel mencapai 10,72 ton per hektare.

Baca juga: Panen Padi 15 Hektare di Giri Agung, Program DMPA PT SRH Dorong Ketahanan Pangan

Capaian tersebut menjadi indikator awal yang positif bagi penerapan PM-AAS di wilayah Sukabumi. Meski demikian, evaluasi teknis tetap diperlukan untuk memastikan konsistensi hasil dan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan produktivitas pada musim tanam berikutnya.



–

Exit mobile version