Site icon News Today

PHP2Shell yang Dianggap Aman Ternyata Rentan, Ini Kata Pakar



loading…

Celah PHP2Shell berskor 9,2 dari 10 memengaruhi hampir semua versi PHP yang menopang layanan internet dan intranet. Foto: ist

JAKARTA – Celah kritis berskor 9,2 dari 10 bersembunyi lebih dari 10 tahun di inti PHP, dan sistem lama menjadi sasaran paling empuk. Untuk pertama kalinya, model kecerdasan buatan tingkat lanjut (Frontier AI) berhasil membongkar celah yang dijuluki PHP2Shell itu. Celah ini sangat sulit ditemukan manusia karena rumit dan butuh waktu sangat panjang.

Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya menilai, PHP selama ini luput dari perhatian publik padahal perannya sangat besar.

Windows memang mendominasi pasar komputer dunia hingga lebih dari 70 persen, dan logonya tampak dari laptop kantor sampai layar ATM. ”Jika Windows adalah raja yang tampak di layar monitor komputer, maka PHP adalah penguasa tak terlihat di balik layar layanan internet dan intranet,” tulis Alfons.

Dua celah, Tanpa Kata Sandi

Celah itu tercatat sebagai CVE-2026-109618 dan CVE-2026-109619. Yang pertama berupa manipulasi memori: peretas mengirim permintaan data khusus yang melampaui batas tampung memori peladen, sehingga lapisan keamanan runtuh dan kode asing bisa disisipkan.

Yang kedua membuka kendali jarak jauh (remote code execution/RCE) dengan hak akses tertinggi, mulai dari menyedot, mengubah, hingga menghapus basis data internal.



–

Exit mobile version