
loading…
Pengunjung memotret layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16/10/2026). FOTO/Aldhi Chandra
“Perubahan dialami oleh IHSG sebesar 14,91% sehingga ditutup pada level 5.185 dari posisi 6.093 pada pekan sebelumnya,” kata P.h. Sekretaris Perusahaan BEI Valentina Simon dalam keterangannya dikutip pada Sabtu (17/10/2026).
Baca Juga: Pasar Modal Indonesia Terancam Longsor ke Standalone Market, Setara Zimbabwe
Tekanan di pasar saham memuncak pada Jumat (16/10), ketika BEI memberlakukan penghentian sementara perdagangan (trading halt) pada pukul 08.58 WIB setelah IHSG menyentuh ambang batas penurunan 8%. Sepanjang sepekan, kapitalisasi pasar BEI menyusut 14,43% menjadi Rp9.157 triliun dari Rp10.701 triliun pada pekan sebelumnya.
Dari sisi aktivitas perdagangan, rata-rata volume transaksi harian turun 5,22% menjadi 44,102 miliar saham, sedangkan rata-rata nilai transaksi harian terkoreksi tipis 0,07% menjadi Rp16,21 triliun. Sebaliknya, rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat 2,46% menjadi 1,72 juta kali.

