Site icon News Today

Serangan Militer Israel Terus Berlanjut di Hebron Tepi Barat, Ribuan Orang Mengungsi



loading…

Pasukan Israel melanjutkan operasi militer dan penggerebekan selama empat hari berturut-turut di kawasan Farsh al-Hawa, Hebron, Tepi Barat, Palestina, pada 26 Oktober 2026. Foto/Wisam Hashlamoun/Anadolu Agency

TEL AVIV – Militer Israel melanjutkan serangan skala besar di kota Hebron, Tepi Barat, untuk hari kelima berturut-turut pada Selasa (27/10/2026). Serangan itu memaksa hampir 5.000 warga Palestina meninggalkan rumah mereka.

Pemerintah kota Hebron menyatakan 4.969 warga Palestina dari 780 keluarga telah dipaksa mengungsi dari wilayah Deir Bahha dan Al-Jilda sejak kampanye militer Israel dimulai pada hari Jumat.

Di antara mereka yang mengungsi terdapat 336 bayi, 441 lansia, 216 wanita hamil dan menyusui, 44 penyandang disabilitas, serta 312 orang yang menderita penyakit kronis, menurut pernyataan tersebut.

Pemerintah kota menyebutkan angka-angka ini mencatat jumlah keluarga yang dipaksa keluar dari rumah mereka sejak dimulainya kampanye Israel, di tengah meningkatnya dampak kemanusiaan—terutama bagi mereka yang membutuhkan perawatan khusus.

Militer Israel telah menutup seluruh akses masuk ke Hebron dan desa-desa sekitarnya sejak hari Jumat, menyusul satu serangan penembakan yang menewaskan dua tentara Israel.

Rekaman Anadolu memperlihatkan warga Palestina dihentikan, digeledah, dan diperlakukan dengan buruk oleh pasukan Israel di pos pemeriksaan militer dekat Bundaran Al-Jilda.



–

Exit mobile version