
loading…
BP membatalkan keikutsertaannya dalam Kongres Energi Dewan Perminyakan Dunia (World Petroleum Council/WPC) di Riyadh, Arab Saudi. FOTO/Reuters
RIYADH – BP membatalkan keikutsertaannya dalam Kongres Energi Dewan Perminyakan Dunia (World Petroleum Council/WPC) di Riyadh, Arab Saudi, setelah serangan rudal di bandara internasional kota tersebut menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang. Serangan pada Sabtu (10/10) itu juga menyebabkan bandara ditutup, sementara konferensi energi internasional yang berlangsung selama lima hari tetap digelar sesuai jadwal pada Minggu.
“Kami telah melakukan segala upaya untuk berpartisipasi dalam WPC. Sayangnya, akibat gangguan perjalanan, kami tidak dapat hadir secara langsung. Kami sangat menghargai kemitraan jangka panjang kami di kawasan ini,” kata juru bicara BP, sebagaimana dikutip Reuters, Senin (12/10/2026).
Baca Juga: Riyadh Dibombardir Houthi, MBS Sembunyi di Bunker dengan Penjagaan Ketat
Otoritas Arab Saudi juga melaporkan adanya korban luka dalam serangan lain yang menyasar bandara tersebut pada Minggu. Belum ada perincian lebih lanjut mengenai jumlah korban maupun dampak serangan kedua tersebut.

