APAKAH ANDA HARUS TERUS BOLAK-BALIK KE TOILET PADA MALAM HARI SEUMUR HIDUP?
“Nokturia merupakan masalah kompleks yang biasanya tidak dapat diatasi hanya dengan satu perubahan gaya hidup,” kata Dr Yong. “Hal utama yang perlu dipahami adalah nokturia sering kali bukan sekadar masalah kandung kemih. Kondisi ini dapat disebabkan oleh perubahan produksi urine, pola tidur, sirkulasi, atau kondisi medis yang mendasarinya.”
Untuk mencari penyebabnya, Dr Lee mengatakan, pasien sering diminta mencatat pola minum dan buang air kecil selama tiga hari, yang dikenal sebagai catatan harian kandung kemih tiga hari.
“Jika dilakukan dengan teliti, informasi yang dikumpulkan dapat membantu dokter mengidentifikasi mekanisme yang mendasarinya, yang kemudian menjadi panduan dalam menentukan penanganan.”
Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi gangguan akibat harus ke toilet pada malam hari:
- Kurangi kafein dan alkohol – serta kenakan kaus kaki kompresi
Pertama, hindari kopi, teh, wine, atau bir, terutama pada malam hari, saran Dr Yong. Minuman tersebut bersifat diuretik yang merangsang ginjal untuk memproduksi lebih banyak urine.
Mengenakan kaus kaki kompresi atau meninggikan posisi kaki pada sore hari juga dapat membantu. Cairan cenderung menumpuk di kaki setelah seharian duduk atau berdiri, jelas Dr Lee. Kemudian, ketika Anda berbaring untuk tidur pada malam hari, cairan yang menumpuk tersebut kembali masuk ke sirkulasi darah. Hal ini kemudian merangsang ginjal untuk membuang kelebihan cairan dalam bentuk urine.
Tidak semua orang yang mendengkur mengalami OSA, tetapi sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk memastikan kondisi tersebut bukan penyebabnya.
“Selama episode OSA, perubahan tekanan di dalam dada dan jantung dapat memicu tubuh memproduksi lebih banyak urine pada malam hari,” jelas Dr Yong.
“Mengidentifikasi dan menangani OSA, misalnya dengan menurunkan berat badan, terapi posisi tidur, atau continuous positive airway pressure (CPAP), sering kali diperlukan untuk mendapatkan perbaikan gejala nokturia yang bertahan lama,” tuturnya.

