NAMA TRADISIONAL MULAI BERGESER
Teguh mengatakan, data tersebut juga menunjukkan adanya perubahan tren pemberian nama di Indonesia.
Menurut dia, nama-nama lokal yang dahulu sangat umum digunakan pada generasi “Baby Boomer” dan Generasi X kini mulai semakin jarang diberikan kepada anak-anak.
Nama seperti Joko, Sutrisno, hingga Slamet disebut perlahan tergeser oleh nama-nama yang lebih modern, bernuansa Islami, dan umumnya terdiri atas tiga hingga empat suku kata.
“Kalau sekarang ada anak usia delapan tahun namanya Selamat mungkin sudah sedikit. Jadi memang ada pergeseran tren nama,” katanya.
Selain nama-nama tradisional, Dukcapil juga menemukan banyak warga Indonesia yang menggunakan nama tokoh atau selebritas dunia.
Beberapa di antaranya adalah Olivia atau Olivia Rodrigo yang digunakan sekitar 142.000 penduduk, Justin Bieber sebanyak 18.551 penduduk, Ariana Grande atau Ariana sebanyak 15.281 penduduk, Selena Gomez sebanyak 5.533 penduduk, serta Taylor Swift yang digunakan oleh 153 penduduk.
Fenomena serupa juga terlihat pada penggemar anime Jepang. Dukcapil menemukan nama-nama seperti Nobita, Naruto, Sasuke, Uchiha, Shinchan, Boruto, Suneo, hingga Uzumaki digunakan sebagai nama depan maupun nama lengkap.
Selain itu, terdapat pula nama yang terinspirasi dari berbagai negara, seperti Oman, Yunani, Yaman, Suriah, Saudi, Iran, hingga Rusia. Dukcapil juga mencatat adanya nama yang identik dengan identitas bangsa, seperti Merdeka, Garuda, dan Indonesia.

