JAKARTA: Sejumlah peserta demonstrasi “Indonesia Sadar” di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, menemukan minuman kemasan Teh Botol Sosro yang diduga telah dicampur sabun.
Demonstrasi itu diikuti berbagai elemen masyarakat sipil, termasuk mahasiswa, yang menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.
Di antara tuntutan tersebut adalah percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penegakan hukum terhadap korporasi yang terlibat dalam kebakaran, serta perbaikan kondisi perekonomian.
Asal minuman tersebut belum diketahui, sementara video yang beredar di media sosial memperlihatkan busa keluar dari kemasan dan memuat pengakuan peserta aksi mengenai aroma serta rasa yang tidak biasa.
Dugaan tersebut mencuat setelah sebuah video yang diunggah akun Threads @sorazen7 pada Rabu (28/10) viral di media sosial.
Dalam rekaman itu, sejumlah demonstran terlihat membawa minuman Teh Botol Sosro dalam kemasan kotak atau tetra pak. Perekam video kemudian menanyakan kondisi minuman tersebut kepada salah satu peserta aksi.
Peserta demonstrasi itu menunjukkan sejumlah keanehan yang ditemukan pada minuman, termasuk aroma yang menyerupai sabun.
“Wanginya itu wangi sabun,” kata peserta aksi tersebut dalam video.
Ia kemudian menekan kemasan minuman untuk memperlihatkan busa yang keluar dari lubang kotak.
“Kalo dipencet ada busanya,” katanya.
Peserta aksi tersebut juga mengungkapkan bahwa beberapa demonstran yang sempat mencicipi minuman itu mengeluhkan rasa yang tidak biasa.
Meski demikian, belum diketahui dari mana minuman tersebut berasal, siapa yang membagikannya, maupun apakah kemasannya telah dibuka atau mengalami perubahan sebelum diterima peserta aksi.
Belum ada pula hasil pemeriksaan laboratorium yang memastikan keberadaan sabun atau zat lain dalam minuman tersebut.
Peredaran video itu memicu kecurigaan di antara peserta demonstrasi, termasuk dugaan adanya pihak yang berupaya mengganggu jalannya aksi. Namun, dugaan tersebut belum didukung bukti yang dapat memastikan adanya tindakan yang disengaja.

