
loading…
Ilustrasi pertanian. Foto: Bapeltan Lampung
Tiga tim Brigade Pangan di desa tersebut dalam kegiatan tanam pada April 2026 dipercaya menggarap lahan seluas 51 hektare. Pengalaman tersebut memperlihatkan perubahan cara kerja pertanian ketika anak muda, mesin, dan pendampingan bertemu di sawah.
“Kami juga memanfaatkan teknologi drone untuk menebar benih di lahan yang telah diolah, sehingga proses tanam menjadi lebih cepat dan efisien,” jelas Latif sebagaimana dikutip dari Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Sabtu (24/10/2026).
Baca juga: Penyuluh Pertanian Garda Terdepan Percepat Swasembada Pangan
Perubahan tersebut merupakan salah satu wajah program regenerasi petani di Riau. Pemerintah Provinsi Riau mencatat, hingga 9 Februari 2026 telah terbentuk 111 Brigade Pangan dengan keterlibatan 1.665 petani milenial. Angka itu menunjukkan perluasan kelembagaan, tetapi keberhasilannya perlu dinilai lebih jauh melalui lahan yang benar-benar dikelola, frekuensi tanam, produktivitas, keterampilan operator, dan keberlanjutan penghasilan anggota.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi menyebut keterlibatan generasi muda sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat swasembada pangan. “Pemprov Riau telah membentuk 111 Brigade Pangan dengan total 1.665 petani milenial,” ujarnya dalam keterangan yang dipublikasikan pada 9 Februari 2026.

Leave a Reply