
loading…
Dalam Islam, rasa yakin atau keyakinan yang kokoh kepada Allah SWT menjadi salah satu fondasi penting untuk meraih ketenangan batin dan kebahagiaan sejati. Foto ilustrasi/ist
KH Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym menjelaskan bahwa keberuntungan hidup dan ketenangan hati berbanding lurus dengan tingkat keyakinan seseorang kepada Allah SWT.
Sebaliknya, orang yang tidak memiliki keyakinan kuat kepada Allah belum tentu merasakan kebahagiaan, sekalipun dikelilingi berbagai kemewahan dunia.
Lantas, bagaimana cara menguatkan keyakinan kepada Allah SWT? Pimpinan Pondok Pesantren Darut Tauhid Bandung ini menjelaskan tiga jalan yang dapat ditempuh seorang Muslim untuk memperkokoh iman dan mendekatkan diri kepada-Nya. Antara lain :
1. Memperdalam Ilmu Agama
Langkah pertama untuk menguatkan keyakinan kepada Allah SWT adalah memperdalam ilmu agama, khususnya ilmu tauhid. Seorang Muslim perlu mempelajari sifat-sifat dan nama-nama Allah SWT agar semakin mengenal kebesaran, kekuasaan, serta kasih sayang-Nya.
Baca juga: Doa Budak Ini Langsung Dikabulkan Allah, Begini Kisah di Baliknya
Ilmu menjadi bekal penting dalam menumbuhkan iman sekaligus membimbing seseorang menjalankan amal saleh. Dengan ilmu, seorang Muslim dapat memahami ajaran agama secara lebih mendalam sehingga keyakinannya tidak mudah goyah ketika menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Pentingnya menuntut ilmu juga ditegaskan Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan Imam Muslim:
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
Artinya: “Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR Muslim).
Karena itu, mempelajari ilmu agama hendaknya menjadi bagian dari ikhtiar seorang Muslim untuk meningkatkan kualitas iman dan memperkuat hubungannya dengan Allah SWT.
2. Bersungguh-sungguh dalam Bertobat
Jalan kedua adalah memperbanyak tobat dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Kesungguhan dalam bertobat menjadi salah satu upaya membersihkan hati dari noda-noda dosa yang dapat menghalangi seseorang menerima kebenaran.
Semakin seseorang menyadari kesalahannya dan berusaha memperbaiki diri, semakin terbuka pula kesempatan baginya untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
Tobat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh diharapkan dapat menjadikan hati lebih bersih, mudah menerima hidayah, dan peka terhadap kebenaran. Dengan demikian, seorang Muslim dapat lebih mudah menjaga istiqamah dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Leave a Reply