loading…

Iran khawatir perang Houthi vs Saudi bisa lepas kendali. Foto/X

SANAA – Trita Parsi, Wakil Presiden Eksekutif Quincy Institute for Responsible Statecraft, mengungkapkan Iran khawatir eskalasi konflik Houthi-Saudi bisa ‘lepas kendali’.

5 Alasan Iran Khawatir Perang Houthi Vs Saudi Bisa Lepas Kendali, Milisi Syiah di Yaman Bukan Proksinya

1. Iran Menawarkan Dialog Saudi dan Houthi

Ia mengatakan bahwa Iran menawarkan diri untuk memfasilitasi dialog antara Arab Saudi dan kelompok Houthi Yaman karena Iran “memiliki alasan kuat untuk berupaya mencegah situasi ini menjadi semakin tidak terkendali”.

“Meskipun Iran diuntungkan oleh kemampuan Houthi dalam memberikan tekanan tambahan terhadap pasar minyak, misalnya, mereka juga khawatir situasi ini akan lepas kendali,” ujarnya.

2. Houthi Bukan Proksi Iran

Sebagian dari kekhawatiran tersebut muncul karena adanya batasan pada pengaruh Iran. Meskipun Teheran mendukung Houthi, “sangat jelas bahwa mereka bukanlah proksi,” kata Parsi. “Mereka independen.”

Akibatnya, “ada kekhawatiran di pihak Iran bahwa situasi ini bisa lepas kendali dengan cara yang tidak menguntungkan bagi Teheran”.

3. Pengaruh Iran Terbatas

Ia mencatat bahwa Iran telah mendorong gencatan senjata regional dalam nota kesepahaman yang ditandatangani dengan AS pada bulan Juni. “Saat itu, hal tersebut terutama merujuk pada Lebanon. Namun kini, cakupannya juga mencakup Yaman.”

Meski demikian, Parsi mengingatkan bahwa pengaruh Teheran memiliki batasan. “Tidak jelas apakah pihak Iran memiliki daya tawar yang cukup untuk menekan Houthi agar menyetujui gencatan senjata jika Houthi tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, yaitu pencabutan blokade (Saudi),” katanya.

4. Pasukan Pemerintah Yaman yang Didukung Saudi Menguat

Serangan udara oleh pasukan pemerintah Yaman memperluas cakupan operasinya dengan menyasar sejumlah posisi dan konsentrasi pasukan Ansar Allah Houthi di front timur dan timur laut kota Taiz.



–