KINERJA PROGRAM-PROGRAM UNGGULAN

Prabowo kemudian memaparkan perkembangan sejumlah program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang ditujukan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di perdesaan sekaligus menciptakan lapangan kerja.

Sebanyak 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih disebut telah beroperasi. Pemerintah menargetkan 30.000 koperasi dapat beroperasi secara optimal pada akhir 2026.

Di bidang kesehatan, Presiden juga menyoroti Program Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau jutaan masyarakat Indonesia.

Sementara di sektor pendidikan, pemerintah menjalankan program Sekolah Unggul Garuda untuk memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas bagi pelajar di berbagai daerah.

Capaian lain yang disorot Prabowo adalah penertiban kawasan dan praktik pertambangan ilegal. Ia menyebut pemerintah telah menutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung.

Presiden Prabowo menegaskan pemerintah juga akan memastikan Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), yang dibentuk untuk memusatkan penjualan komoditas strategis ke luar negeri seperti minyak sawit mentah (CPO), batu bara, dan ferroalloy, dapat beroperasi penuh pada September.

DSI, yang pembentukannya pertama kali diumumkan pada Mei, merupakan perusahaan ekspor yang dikendalikan negara dan berada di bawah badan pengelola investasi Indonesia, Danantara Indonesia.

Pidato kenegaraan tersebut disampaikan di hadapan sekitar 1.200 undangan, termasuk anggota parlemen, mantan presiden dan wakil presiden, menteri, serta duta besar. Mantan Presiden Joko Widodo turut menghadiri sidang tersebut.

Prabowo juga menghadirkan delapan tamu khusus yang mewakili kelompok masyarakat penerima manfaat berbagai program pemerintah, mulai dari petani hingga pelajar.

Prabowo dijadwalkan kembali berpidato di parlemen pada Jumat sore untuk memaparkan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.



Source link