
loading…
Agen AI koding bisa diakali lewat file teks di folder unduhan. Foto: ist
Agen koding berbasis kecerdasan buatan dirancang patuh pada instruksi di folder kerjanya. Kini kepatuhan itu justru menjadi celah. Perusahaan Forever Security menemukan berkas AGENTS.md di folder Unduhan milik seorang pelanggan.
Berkas itu menyuruh agen memasang paket npm bernama function-color, bagian dari kampanye malware yang disebut MALFEX. Perangkat lunak Forever menghentikan agen sebelum kode sempat dijalankan.
AGENTS.md ialah berkas teks biasa yang berisi aturan proyek bagi agen. Peneliti Gal Weizman dan Omer Samet menyebut berkas ini dibuat untuk dipercaya dan dipatuhi agen. Isinya bisa membuat agen menjalankan perintah, memasang paket, atau mengubah pengaturan.
Folder Unduhan Rentan
Masalahnya ada di folder Unduhan. Peramban Chrome, Edge, dan Firefox secara bawaan menyimpan unduhan tanpa meminta lokasi, dan halaman web dapat menaruh berkas AGENTS.md ke sana tanpa klik dari pengguna. Padahal, folder inilah yang bisa diisi web dengan sendirinya.
Kebiasaan menjalankan agen dari folder ini ternyata umum. Weizman menyebut ratusan pelanggan menjalankan agen, termasuk Claude Code, Codex, dan Cursor CLI, dari folder Unduhan. Claude Code saja tercatat meluncurkan lebih dari 1.300 sesi dari lokasi itu.

Leave a Reply