loading…

Sindir kerusuhan di Prancis, Iran sebut aliansi jahat akan tuai akibat perbuatannya sendiri. Foto/X/@aftabkayani85

TEHERAN – Iran memperingatkan Presiden Prancis Emmanuel Macron bahwa mereka yang berada di balik “aliansi jahat” pada akhirnya akan menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka sendiri, di tengah kerusuhan yang meluas di Prancis.

Dalam sebuah unggahan di platform X, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengkritik Macron karena menerapkan standar ganda terhadap aksi protes.

Ia membandingkan dukungan Macron pada bulan Januari lalu—yang menyerukan “perkumpulan damai tanpa rasa takut akan hukuman” di Iran—dengan respons Macron terhadap kerusuhan yang sedang berlangsung di Prancis saat ini.

“Pada bulan Januari lalu, Anda menganjurkan ‘perkumpulan damai tanpa rasa takut akan hukuman’ bagi mereka yang menyerang pusat penegak hukum dan institusi publik kami atas perintah pihak asing yang berniat jahat,” tulis Baghaei, yang ditujukan kepada Macron, dilansir Press TV.

Namun, ia menambahkan, Macron dengan cepat menyatakan bahwa perusakan dan serangan terhadap institusi negara di Prancis tidak akan ditoleransi, dan mereka yang bertanggung jawab akan segera dijatuhi hukuman.

Juru bicara Iran tersebut juga menyinggung pesan Macron kepada presiden AS sebelum perang AS-Israel melawan Iran pada akhir Februari, di mana pemimpin Prancis itu sempat mengatakan, “Kita bisa melakukan hal-hal besar terkait Iran.”



–