loading…

Seagull generasi kedua berpanjang 4.205 milimeter diluncurkan BYD di Zhengzhou, Henan, Selasa (20/10/2026). Foto: ist

JAKARTA – Seagull generasi kedua memang lebih besar, tetapi selisih panjangnya dengan Atto 1 yang dijual di Indonesia ternyata hanya 280 milimeter, bukan 425 milimeter. Angka 425 milimeter merujuk pada Seagull generasi pertama di China yang panjangnya 3.780 milimeter, sedangkan Atto 1 versi Indonesia berukuran 3.925 milimeter.

BYD meluncurkan Seagull baru di Zhengzhou, Henan, Selasa (20/10/2026), dengan panjang 4.205 milimeter, lebar 1.810 milimeter, dan tinggi 1.570 milimeter.

Atto 1 yang diperkenalkan BYD Indonesia di GIIAS 2025, Rabu (23/7/2025), berukuran 3.925 milimeter, 1.720 milimeter, dan 1.590 milimeter. Artinya, Seagull baru lebih lebar 90 milimeter, tetapi justru lebih rendah 20 milimeter.

Ukuran dan Tenaga

Jarak sumbu roda memanjang 150 milimeter, dari 2.500 milimeter menjadi 2.650 milimeter. Kapasitas penumpang naik dari empat menjadi lima orang pada Seagull di China, sedangkan Atto 1 di Indonesia sudah berkursi lima. Seagull baru juga menghadirkan bagasi depan 94 liter dan bagasi belakang hingga 1.380 liter.

Perbedaan lebih tegas terlihat pada tenaga. Atto 1 memakai motor 55 kW dengan torsi 135 Nm pada roda depan. Seagull baru memakai motor 85 kW (114 hp) pada dua varian awal dan 95 kW (127 hp) pada tiga varian lainnya, kini menggerakkan roda belakang.

Padahal, torsinya 130 N·m, lebih rendah 5 N·m daripada Atto 1. Suspensi belakang pun beralih dari torsion beam menjadi multi-link independen, dan sistem bantuan mengemudi DiPilot 300 berbasis LiDAR tersedia sebagai opsi.



–