
loading…
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. FOTO/dok.SindoNews
“Pak Bupati, bahan bakunya dari jagung, singkong, tebu. Pabrik Karawang ini masih ada lahan tidur, bisa diarahkan menanam hasil-hasil perkebunan yang berorientasi pada bahan baku,” kata Bahlil saat memberikan sambutan dalam peresmian operasi kilang di Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026).
Baca Juga: Pemerintah Siapkan CNG Pengganti LPG, Bahlil: Harga Lebih Murah hingga 40%
Bahlil yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi itu mengatakan pengembangan bahan baku bioetanol membutuhkan dukungan pemerintah daerah, terutama dalam pemanfaatan lahan yang belum produktif. Upaya tersebut dinilai dapat membuka peluang kegiatan ekonomi baru dengan menghubungkan sektor pertanian dan industri pengolahan energi.
Untuk menjamin penyerapan hasil produksi, pemerintah akan mendorong penerapan kebijakan mandatori atau kewajiban pencampuran etanol ke dalam bensin. Dalam skema tersebut, PT Pertamina disiapkan menjadi pembeli atau offtaker etanol yang diproduksi di dalam negeri.

Leave a Reply