
loading…
Seorang pembunuh bayaran untuk kartel narkoba JNGC Meksiko saat diwawancarai televisi. Dia mengaku sudah membakar 250 mayat korban. Foto/X@Tg1Rai
Selama 18 bulan terakhir, pria tersebut memberikan informasi kepada sekelompok relawan yang mencari anggota keluarga mereka yang hilang.
Baca Juga: Bocah 15 Tahun Ini Jadi Pembunuh Bayaran dan Bodyguard Bos Kartel Narkoba
Pembunuh bayaran bertopeng itu mengatakan Kartel Generasi Baru Jalisco (Jalisco New Generation Cartel/JNGC) menghilangkan ratusan korban di dalam dan sekitar Rancho Izaguirre, sebuah properti terpencil di Teuchitlán, wilayah administratif di negara bagian Jalisco, Meksiko bagian barat.
“Lebih dari 500 orang dieksekusi di sana,” kata algojo bayaran kartel tersebut dalam wawancara yang ditayangkan oleh stasiun televisi publik Italia, RAI. “Saya secara pribadi membakar 250 orang,” ungkapnya, yang dikutip The New York Post, Minggu (18/10/2026).
Pembunuh bayaran yang identitasnya dirahasiakan itu mengatakan dirinya memperoleh sekitar USD220 atau sekitar Rp3,9 juta (kurs Rp18.050/USD) per pekan untuk melakukan eksekusi bagi Kartel Generasi Baru Jalisco.
“Di dalam kartel, seorang pembunuh bayaran selalu menerima upah yang sama,” katanya. “Saya mungkin membunuh lima orang dalam satu hari, tetapi bayaran saya tetap sama. Nyawa manusia tidak dihargai mahal.”
Televisi Italia tersebut mengungkapkan bahwa pembunuh bayaran itu telah menjalin kontak dengan Jalisco Search Warriors, sebuah kelompok relawan pencari orang hilang. Dia juga memberi tahu kelompok tersebut mengenai lokasi yang diduga menjadi tempat pemusnahan para korban.
“Mereka tidak akan pernah menemukan mereka,” katanya. “Jika mereka terus mencari, mereka mungkin akan menemukan lebih banyak jenazah di kawasan sekitar peternakan itu.”

Leave a Reply