RIYADH: Satu orang tewas dan 11 lainnya terluka dalam serangan baru kelompok militan Yaman, Houthi, di Bandara Internasional Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (11/10). Serangan terjadi sehari setelah gempuran Houthi di bandara menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya.
Diberitakan Reuters, koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman mengatakan sebuah proyektil tak dikenal menghantam Terminal 4 bandara pada Minggu dan memicu kebakaran.
Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) seperti dikutip Saudi Gazette pada Senin (12/10) mengonfirmasi bahwa korban tewas adalah seorang warga Pakistan yang tinggal di Arab Saudi. Sebanyak 11 korban luka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
Koalisi juga mengatakan pertahanan udara Saudi mencegat rudal jelajah di sekitar Bandara Internasional King Khalid. Mereka kemudian melaporkan sebuah drone dicegat dan dihancurkan di Provinsi Timur, sementara rudal balistik yang diluncurkan ke arah Khamis Mushait juga berhasil dicegat.
Peringatan darurat juga sempat dikeluarkan di Abha, wilayah selatan Arab Saudi, pada Senin dini hari. Namun, ancaman tersebut telah berlalu, menurut Pertahanan Sipil Saudi.
Rekaman televisi pemerintah Saudi dari serangan Sabtu memperlihatkan puluhan jemaah berbaris di salah satu gerbang Bandara Riyadh untuk menuju dua kota suci umat Islam. Kilatan cahaya oranye terang membuat orang-orang berlarian panik, sementara sebagian atap tampak runtuh.

Leave a Reply