
loading…
Pelemahan harga Bitcoin di tengah ketidakpastian ekonomi global mendorong investor mencermati sejumlah faktor. FOTO/iStock Photo
“Perubahan ekspektasi suku bunga, penguatan dolar AS, dan ketidakpastian geopolitik dapat memengaruhi selera risiko investor. Karena itu, penting bagi pelaku pasar untuk memahami bagaimana berbagai faktor tersebut saling berkaitan sebelum mengambil keputusan,” ujar Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga: 4 Faktor yang Perlu Dicermati Investor Kripto di Kuartal IV 2026
Berdasarkan data CoinMarketCap pada Selasa (13/10) pagi, Bitcoin diperdagangkan di kisaran 82.400 dolar AS, turun sekitar 1,45% dalam 24 jam dan 3,73% dalam sepekan. Harga tersebut juga sekitar 34,7% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 126.198,07 dolar AS yang tercatat pada 6 Oktober 2025.
Salah satu faktor yang perlu dicermati adalah penguatan dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik. Reuters melaporkan pada 12 Oktober 2026 bahwa dolar AS menguat mendekati level tertinggi dalam 18 bulan, didukung permintaan terhadap aset yang dianggap lebih aman dan perhatian investor terhadap data inflasi AS. Perubahan sentimen tersebut dapat memengaruhi minat terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Leave a Reply