JAKARTA: Masalah armada KRL mulai berdampak pada layanan kereta Bandara Soekarno-Hatta. KAI Commuter memangkas perjalanan Commuter Line Basoetta dari 70 menjadi 52 perjalanan setelah sebagian rangkaiannya dialihkan untuk melayani Jakarta Kota-Tanjung Priok, sehingga dua rangkaian KRL di lintas tersebut dapat dipindahkan ke jalur Bogor.

Penyesuaian pola operasi tersebut mulai berlaku Kamis (10/9), menyusul perawatan sarana KRL yang dilakukan KAI Commuter sejak Senin (7/9).

Tujuh rangkaian KRL baru seri CLI-225 iE305 produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA harus menjalani pemeriksaan menyeluruh setelah insiden anjlok secara berturut-turut di Stasiun Jakarta Kota dan Stasiun Manggarai.

Di tengah berkurangnya armada yang dapat dioperasikan, rangkaian Commuter Line Basoetta untuk sementara digunakan melayani lintas Jakarta Kota-Tanjung Priok.

Dua rangkaian KRL seri Tokyo Metro (TM) yang sebelumnya melayani lintas tersebut kemudian dialihkan ke rute Jakarta Kota-Bogor.

Pemindahan dua rangkaian Tokyo Metro memungkinkan KAI Commuter menambah frekuensi layanan di lintas Bogor.

“Dengan pengoperasian rangkaian ini, jumlah perjalanan Commuter Line Bogor akan bertambah sebanyak 13 perjalanan,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9), dikutip Kompas.com.

Menurut Karina, penambahan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pengguna sekaligus meningkatkan kapasitas angkut Commuter Line Bogor yang terkenal selalu padat.

Meski menggunakan rangkaian berbeda, layanan Jakarta Kota-Tanjung Priok tetap menerapkan tarif dan jadwal seperti sebelumnya.

“Untuk layanan, tarif dan jadwal tidak ada perubahan dan tetap diberlakukan seperti layanan saat menggunakan rangkaian KRL,” kata Karina.

Konsekuensi pengalihan armada terjadi pada layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta. Jumlah perjalanan Commuter Line Basoetta dikurangi sebanyak 18 perjalanan, dari sebelumnya 70 menjadi 52 perjalanan per hari.

KAI Commuter mengimbau pengguna kereta bandara memeriksa kembali jadwal sebelum melakukan perjalanan.

Bagi penumpang yang telah membeli tiket untuk perjalanan yang terdampak perubahan jadwal, tiket masih dapat digunakan pada keberangkatan sebelum atau sesudah jadwal awal.

Penumpang juga dapat memilih pengembalian dana atau refund sebesar 100 persen melalui loket di stasiun-stasiun Commuter Line Basoetta.

Informasi jadwal terbaru dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi C-Access maupun Access by KAI.



Source link