loading…

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pecat seorang penasihat senior usai mengkritik larangan jilbab di Azerbaijan. Foto/dpa

ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah memecat seorang penasihat seniornya pada hari Minggu, beberapa pekan setelah penasihat tersebut mengkritik larangan pemakaian jilbab di Azerbaijan. Kritik tersebut telah memicu perselisihan diplomatik antara kedua negara yang telah lama bersekutu.

Mengutip laporan dari Middle East Eye (MEE), Senin (26/10/2026), langkah Erdogan itu sebagai upaya memperbaiki hubungan Turki dengan Azerbaijan.

Baca Juga: Demo Larangan Hijab Meluas, Azerbaijan Blokir Media Sosial

Oktay Saral, penasihat utama kepresidenan Turki, mengonfirmasi kepada MEE bahwa dirinya telah diberhentikan. “Saya sepenuhnya menghormati keputusan presiden,” kata Saral dalam sebuah pesan.

MEE memperoleh informasi bahwa Saral dipecat untuk memenuhi tuntutan Azerbaijan yang bertujuan mengakhiri krisis antara kedua negara. Turki dan Azerbaijan memiliki hubungan erat yang berakar pada kesamaan etnis, budaya, agama, dan sejarah.

Larangan penggunaan jilbab yang diberlakukan Azerbaijan di sekolah dasar dan menengah pada bulan lalu memicu demonstrasi di Turki serta kritik terhadap pemerintah Baku.



–