loading…

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Budi Awaluddin. Foto: Zakky Mubarok Santosa

JAKARTA – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Budi Awaluddin, mengatakan masih melakukan kajian mendalam terkait kebijakan ganjil genap, khususnya di ruas Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Gunung Sahari, hingga Kota Tua. Analisis kajian itu dilakukan menyusul adanya keluhan oleh para pelaku usaha mengenai dampak kebijakan ini di sejumlah ruas jalan tersebut.

Budi menyebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyampaikan perkembangan kajian lebih lanjut dengan melibatkan para ahli dan kalangan akademisi untuk mendapatkan hasil yang optimal.

“Ya, kita lagi kaji ini, nanti kalau sudah, kami informasikan dan kita akan memanggil para pakar juga ya, para akademisi untuk lebih intens mengkaji tentang itu,” ujar Budi saat ditemui di kawasan Bundaran HI (Hotel Indonesia), Minggu (11/10/2026).

Baca juga: Dishub DKI Kaji Shelter Parkir Gratis 30 Menit bagi Ojol di Mal

Selain kawasan Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Gunung Sahari, hingga Kota Tua. Dia menjelaskan pemerintah DKI Jakarta juga akan mengevaluasi penerapan kebijakan ganjil genap di 25 ruas jalan lainnya.

“Ya, kan ada 25 ruas jalan ya, dan beberapa yang seperti yang menuju Hayam Wuruk, ke Kota, itu yang dipermasalahkan oleh beberapa pelaku usaha dan juga yang menuju ke Gunung Sahari, nah itu juga beberapa yang dikeluhkan juga oleh pelaku usaha. Nah ini nanti akan kita kaji,” kata Budi.



–