loading…

Hubungan pertahanan Singapura dan Brunei Darusalam makin mesra. Foto/X/CNA/MDDI

SINGAPIURA – Singapura dan Brunei memperingati 50 tahun hubungan dengan parade militer gabungan yang melibatkan personel dari kedua negara.

Perdana Menteri Lawrence Wong dan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah menghadiri parade di Pangkalan Angkatan Laut Muara, yang mempertemukan 256 personel dari Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) dan Angkatan Bersenjata Kerajaan Brunei (RBAF), demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Singapura dalam sebuah rilis berita.

Parade tersebut menampilkan kontingen dari matra darat, laut, dan udara kedua angkatan bersenjata, serta atraksi pelayaran melintas (sail-past) yang melibatkan tiga kapal: kapal keamanan dan respons maritim Angkatan Laut Republik Singapura (RSN) bernama Protector, serta kapal patroli Angkatan Laut Kerajaan Brunei (RBN) KDB AS-SIDDIQ dan kapal patroli lepas pantai KDB DARUSSALAM.

Dua helikopter angkut sedang H225M milik Angkatan Udara Republik Singapura dan tiga helikopter S-70i Black Hawk milik Angkatan Udara Kerajaan Brunei juga turut serta dalam atraksi terbang melintas.
Banyak personel yang mengikuti parade tersebut telah berpartisipasi dalam latihan bilateral menjelang parade militer gabungan, demikian pernyataan MINDEF.



–