
loading…
Gunung Dukono saat erupsi pada Sabtu (10/10/2026). Foto: PVMBG
“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi 42.48 Detik,” tulis Badan Geologi dalam media sosialnya.
Disebutkan, Gunung Dukono berada pada Status level II/waspada.
Baca juga: Legislator PKS Dorong Pencegahan Kebakaran yang Komprehensif di Jakarta
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung dan wisatawan diimbau agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.
Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.
(rca)

Leave a Reply