SINGAPURA: Tarif hotel melonjak saat Singapura memasuki salah satu periode tersibuk tahun ini, ketika Formula 1 Singapore Grand Prix digelar bersamaan dengan berbagai acara bisnis.
Penelusuran CNA menemukan sejumlah kamar ditawarkan dengan harga lebih dari tujuh kali lipat dari tarif biasanya.
Platform pemesanan Trip.com menyatakan, reservasi hotel di Singapura pada Jumat hingga Minggu (9-11 Oktober), saat Grand Prix berlangsung, meningkat lebih dari 80 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Gelaran balapan F1 selama dua akhir pekan berturut-turut di kawasan ini juga membuat sebagian penggemar memperpanjang perjalanan mereka, menurut platform tersebut.
Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia menjadi tuan rumah Bahrain Grand Prix pada 2-4 Oktober, sepekan sebelum Singapore Grand Prix.
Menurut Singapore Tourism Board (STB), lebih dari 40 acara pertemuan, wisata kantor, konferensi, dan pameran (MICE) juga digelar berdekatan dengan periode F1 tahun ini, naik dari sekitar 25 hingga 30 acara pada masing-masing dua tahun sebelumnya.
Acara tersebut, antara lain, konferensi kripto TOKEN2049, Global-Asia Family Office Summit, dan Milken Institute Asia Summit, yang mendatangkan para pemimpin bisnis dan investor ke Singapura bersamaan dengan penggemar balap internasional.
F1 DAN ACARA BISNIS DONGKRAK OKUPANSI
Tingkat okupansi Carlton Hotel Singapore di Bras Basah Road mencapai 95 hingga 98 persen pada Selasa hingga Minggu, dibandingkan sekitar 82 hingga 85 persen pada pekan biasa di Oktober.
General Manager Carlton Hotel Singapore Niall Cowan mengatakan, hotelnya lebih cepat penuh pada Oktober tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena ramai acara bisnis yang mendatangkan tamu menjelang akhir pekan balapan.
“Bagi kami, tentu saja kamar-kamar penuh. Namun, bukan hanya kamar, restoran, bar, dan ruang perjamuan kami juga sangat ramai,” ujarnya.
Direktur Eksekutif Pameran dan Konferensi STB Poh Chi Chuan mengatakan, padatnya agenda acara menciptakan “daya tarik” tersendiri ketika kota sedang ramai dan pengunjung yang menjadi target memang sudah berdatangan.
“Jadi, para penyelenggara memanfaatkan momentum tersebut,” ujarnya.

Leave a Reply