loading…

Hasil pantauan antrean SPBU di Bali semakin berkurang di hari kedua pemberlakukan ganjil-genap pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Foto/Dok

JAKARTA – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyebutkan, dari hasil pantauan antrean SPBU di Bali semakin berkurang di hari kedua pemberlakukan ganjil-genap pengisian bahan bakar minyak ( BBM ) jenis Pertalite untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Selain ituPertamina tetap menyiagakan SPBU yang beroperasi 24 jam yang tersebar di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

Hal itu akan tetap dilaksanakan hingga antrean kembali normal. Terlepas dari perkembangan tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan, berdasarkan pantauan tim Pertamina di lapangan penerapan ganjil-genap hari kedua ini penurunan antrean cukup signifikan. Terurainya antrean disebut terjadi hampir di semua SPBU di Provinsi Bali.

Sementara untuk pemantauan stok di SPBU, lanjut dia, Pertamina melakukan monitor 24 jam secara digitalisasi. Hingga saat ini stok BBM khususnya pertalite dan biosolar menurutnya tersedia untuk melayani masyarakat. Baca Juga: Pertamina Tambah Penyaluran Pertalite 30% Urai Antrean SPBU di Sulut

“Kami terus memantau kondisi stok BBM di Bali, khususnya produk pertalite dan biosolar. Serta terus berkoordinasi dengan seluruh SPBU untuk memastikan ketersediaan stok serta pelayanan berjalan sesuai ketentuan. Koordinasi juga dilakukan dengan Integrated Terminal Manggis dan Fuel Terminal Sanggaran untuk memprioritaskan suplai kepada SPBU dengan tingkat konsumsi tinggi,” papar Ahad melalui keterangan pers, Minggu (18/10/2026).



–