loading…

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyoroti pelaksanaan otonomi daerah dan tantangan demokrasi Indonesia dalam kuliah umum di Northern Illinois University (NIU), DeKalb, Illinois. Foto: Istimewa

DEKALB – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyoroti pelaksanaan otonomi daerah dan tantangan demokrasi Indonesia dalam kuliah umum di Northern Illinois University (NIU), DeKalb, Illinois, Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 12-13.45 siang waktu setempat. Di hadapan 65 orang mahasiswa program magister (S-2) dari berbagai negara, JK menyampaikan kuliah bertajuk “Power Closer to the People: The Impact and Consequences of Regional Autonomy in Indonesia” atau Mendekatkan Kekuasaan kepada Rakyat : Dampak dan Konsekuensi Otonomi Daerah di Indonesia.

JK menjelaskan, sebelum era reformasi, Indonesia menerapkan sistem pemerintahan yang sangat sentralistik. Berbagai keputusan penting ditentukan dari Jakarta, sementara pemerintah daerah memiliki ruang terbatas untuk mengambil inisiatif dan mengembangkan potensi wilayahnya.

Akibatnya, daerah cenderung menunggu petunjuk dan perintah dari pemerintah pusat. Ketimpangan kewenangan tersebut, menurut penjelasan JK, turut menjadi bagian dari persoalan yang memicu berbagai protes di daerah, yang antara lain menuntut pengakuan dan pemberdayaan daerah.

Di NIU, JK Kritik Demokrasi Liberal: Jabatan Publik Tak Cukup Bermodal Popularitas

Baca juga: OJK Buka Suara soal Rumor Haji Isam Mau Caplok BCA



–