loading…
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyoroti pelaksanaan otonomi daerah dan tantangan demokrasi Indonesia dalam kuliah umum di Northern Illinois University (NIU), DeKalb, Illinois. Foto: Istimewa
JK menjelaskan, sebelum era reformasi, Indonesia menerapkan sistem pemerintahan yang sangat sentralistik. Berbagai keputusan penting ditentukan dari Jakarta, sementara pemerintah daerah memiliki ruang terbatas untuk mengambil inisiatif dan mengembangkan potensi wilayahnya.
Akibatnya, daerah cenderung menunggu petunjuk dan perintah dari pemerintah pusat. Ketimpangan kewenangan tersebut, menurut penjelasan JK, turut menjadi bagian dari persoalan yang memicu berbagai protes di daerah, yang antara lain menuntut pengakuan dan pemberdayaan daerah.

Baca juga: OJK Buka Suara soal Rumor Haji Isam Mau Caplok BCA

Leave a Reply