
loading…
Jejak digital bukan hanya berpengaruh terhadap kehidupan sosial seseorang di dunia, tetapi juga mengingatkan umat Islam tentang pentingnya mempertanggungjawabkan setiap perbuatan di hadapan Allah SWT. Foto ilustrasi/ist
Sebagai seorang muslim, kita meyakini bahwa setiap amal, baik yang dilakukan secara terang-terangan maupun tersembunyi, tidak luput dari pengetahuan Allah SWT. Karena itu, kebebasan beraktivitas di dunia maya ( media sosial ) semestinya diiringi kesadaran untuk menjaga lisan, tulisan, dan perilaku.
Unggahan yang berisi fitnah, kebohongan, penghinaan, atau penyebaran aib orang lain dapat menimbulkan kerugian bagi sesama. Sebaliknya, tulisan yang mengandung ilmu, nasihat, dan ajakan kepada kebaikan dapat menjadi amal yang bermanfaat.
Ustaz Muhammad Akmal Hafizd, Lc, dai dari Bimbingan Islam menjelaskan, Al-Qur’an telah mengingatkan bahwa bumi pun akan menyampaikan berita tentang perbuatan manusia pada hari kiamat. Allah SWT berfirman:
يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا
Artinya:”Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya.” (QS Az-Zalzalah: 4)
Baca juga: Fenomena Medsos : Ajang Pamer Amal, Bolehkah?
Ayat ini menjelaskan bahwa bumi akan menyampaikan berita mengenai apa yang telah terjadi di atasnya. Pesan tersebut mengingatkan manusia agar tidak menganggap suatu perbuatan sebagai sesuatu yang sepele, sebab setiap tindakan berada dalam pengetahuan Allah SWT.
Bumi Akan Bersaksi atas Perbuatan Manusia
Penjelasan mengenai ayat tersebut juga terdapat dalam hadis yang diriwayatkan Imam At-Tirmidzi dari Abu Hurairah RA.
Rasulullah SAW membaca firman Allah SWT, “Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya.” Kemudian beliau bertanya kepada para sahabat, apakah mereka mengetahui berita yang dimaksud.
Para sahabat menjawab bahwa Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Rasulullah SAW kemudian menjelaskan bahwa berita bumi adalah kesaksiannya atas perbuatan setiap hamba, baik laki-laki maupun perempuan, yang dilakukan di atasnya.

Leave a Reply