loading…

Kebutuhan pengiriman yang cepat dan fleksibel menjadi tantangan bagi pelaku UMKM di tengah perubahan permintaan pelanggan. Foto/Dok

JAKARTA – Kebutuhan pengiriman yang cepat dan fleksibel menjadi tantangan bagi pelaku UMKM di tengah perubahan permintaan pelanggan. Layanan pengiriman on-demand dapat menjadi solusi untuk menyesuaikan proses distribusi dengan kebutuhan usaha tanpa mengganggu aktivitas operasional harian.

Dengan fleksibilitas pengiriman sesuai kebutuhan, pelaku UMKM dapat mengelola pesanan secara lebih praktis dan menjaga kelancaran layanan kepada pelanggan. Solusi ini juga membuka peluang bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus merespons perubahan kebutuhan pasar dengan lebih adaptif.

Hasil survei Lalamove mengungkap perubahan kebutuhan dan tantangan operasional usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia menjelang 2027. Survei terhadap lebih dari 300 responden yang terdiri dari pelaku UMKM pengguna dari platform pengiriman dan pengantaran on-demand ini menunjukkan bahwa adopsi teknologi mulai berkembang, sementara kebutuhan pengiriman semakin beragam untuk mengimbangi dinamika permintaan pelanggan.

Baca Juga: Jumlah Perjalanan Tumbuh 3 Digit, Lalamove Ride Fokus ke Kawasan Perdagangan dan Transit Jakarta

Sebanyak 36,8% responden telah menggunakan AI untuk kebutuhan bisnis dan menjadikan operasional bisnis sedikit lebih cepat, sementara 29,6% lainnya belum menggunakan AI tetapi sedang mempertimbangkannya. Di antara fungsi bisnis yang memanfaatkan AI, pemasaran dan pembuatan konten menjadi salah satu area penggunaan utama (42,6%), diikuti layanan pelanggan dan komunikasi (23,5%).

Pada saat yang sama, kebutuhan pengiriman juga semakin beragam. Sebanyak 60,7% responden menyatakan semakin membutuhkan pengiriman ke beberapa titik tujuan, sedangkan 43,3% membutuhkan pengiriman di luar jam operasional atau dengan waktu yang lebih fleksibel. Perubahan kebutuhan ini antara lain berkaitan dengan ekspektasi pelanggan terhadap layanan yang lebih cepat (36,3%) serta peningkatan jumlah pesanan pelanggan (34,3%).



–