
loading…
Presiden AS Donald Trump klaim Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tak ingin mengakhiri perang dengan Rusia. Foto/The White House
Dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Minggu, Trump menegaskan kembali klaimnya bahwa serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia telah berkontribusi pada kenaikan harga energi, yang merugikan konsumen serta pelaku bisnis di Amerika.
Baca Juga: Khianati Putin, Perwira Rusia Bantu Ukraina Tewaskan Lebih dari 300 Tentara Moskow
“Zelensky tidak peduli. Terus terang, dengan semua uang yang diberikan Eropa kepadanya—seperti yang juga pernah diberikan oleh Joe Biden yang curang di masa lalu—dia tidak ingin mengakhiri perang ini, dan mungkin memang tidak pernah menginginkannya. Dia bisa saja mendapatkan kesepakatan yang lebih baik dua tahun lalu dibandingkan sekarang,” tulis Trump.
Dia menambahkan, “Ukraina kini dalam kondisi hancur lebur.” Trump menggambarkan populasi laki-laki di Ukraina dalam keadaan berkurang jumlahnya, terluka, atau tewas.
Trump telah mencabut sanksi terhadap ekspor solar Rusia awal bulan ini sebagai upaya untuk menekan kenaikan harga energi menjelang pemilu sela AS. Pada hari Jumat pekan lalu, dia menangguhkan tarif besar-besaran yang menyasar pembeli utama minyak dan gas Rusia.
Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyatakan bahwa dia fokus untuk menengahi perdamaian antara Rusia dan Ukraina. “Tak ingin melakukan apa pun yang secara bodoh justru menjauhkan Rusia dari meja perundingan,” katanya.

Leave a Reply