loading…

Ketua DPW Partai Perindo Bali Ketut Putra Ismaya Jaya atau Jro Bima. Foto: SindoNews

JAKARTA – Kelancaran pasokan energi menjadi urat nadi utama bagi perputaran ekonomi pariwisata di Bali. Keterbatasan ketersediaan bahan bakar minyak berdampak langsung pada stabilitas aktivitas harian masyarakat setempat.

Kondisi tersebut terlihat ketika kelangkaan pasokan memicu antrean kendaraan yang mengular di sejumlah stasiun pengisian. Gangguan distribusi ini dilaporkan melanda kawasan Denpasar, Badung, hingga Kabupaten Tabanan.

Pertamina Patra Niaga sebelumnya menyatakan keterlambatan distribusi Pertalite menjadi penyebab utama kendala tersebut. Saat ini, perusahaan tengah mengupayakan pemulihan agar pelayanan distribusi kembali normal.

Baca juga: Kawal APBD 2027, Perindo Barito Timur Tekankan Penguatan Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

“Ketersediaan BBM merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, pelaku usaha, serta sektor pariwisata yang menopang perekonomian Bali. Antrean panjang dan kesulitan mendapatkan bahan bakar dapat mengganggu mobilitas warga maupun aktivitas ekonomi,” kata Ketua DPW Partai Perindo Bali Ketut Putra Ismaya Jaya atau Jro Bima dalam keterangannya, Rabu (14/10/26).

Perhatian terhadap terganggunya produktivitas masyarakat ini sejalan dengan komitmen Partai Perindo sebagai partai pro ekonomi kerakyatan. Pasokan energi yang stabil mutlak dibutuhkan agar daya saing UMKM daerah tetap terjaga.



–