loading…

JAKARTA – Program BSI Scholarship 2026 resmi diluncurkan. Program tersebut sebagai wujud komitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.

Peluncuran dilakukan oleh Plt. Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemendiktisaintek RI Sandro Mihradi dan Direktur Eksekutif BSI Maslahat Bambang Sutrisno.

“Pendidikan merupakan jalan utama untuk mengubah kehidupan. Kami ingin anak-anak Indonesia yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap memperoleh kesempatan belajar, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita,” ujar Bambang, Minggu (25/10/2026).

Baca juga: Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree

Menurut Bambang, pendidikan merupakan pilar strategis dalam mendorong mobilitas sosial dan memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Melalui program tersebut, pihaknya ingin mengoptimalkan pemanfaatan dana sosial untuk mencetak generasi berdaya saing global.

“Harapannya, ilmu yang mereka tempuh tidak hanya mengangkat martabat diri sendiri, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarga serta memberi maslahat nyata bagi masyarakat luas,” tuturnya.

Lihat video: Prabowo Panggil Menteri ke Kertanegara, Bahas Penerima Beasiswa agar Lebih Tepat Sasaran

Sejak digulirkan pada 2021, program BSI Scholarship telah menjangkau 21.153 penerima manfaat di jenjang sekolah hingga perguruan tinggi, bekerja sama dengan 190 mitra kampus di seluruh penjuru Tanah Air. Dampak nyata program ini terlihat dari pencapaian para lulusannya, tercatat program tersebut telah meluluskan 1.182 sarjana, dengan 672 alumni kini telah aktif di dunia kerja profesional, 37 alumni sukses merintis wirausaha, dan 70 alumni telah bertransformasi menjadi muzaki atau pembayar zakat.

(cip)



–