loading…

Olahraga efektif menurunkan risiko kanker usuh kambuh kembali. Foto: Basic Fit

JAKARTA – Olahraga terstruktur dapat membantu menurunkan risiko kekambuhan kanker usus besar hingga 28 persen pada pasien yang telah menjalani operasi dan kemoterapi. Tak hanya itu, aktivitas fisik juga dikaitkan dengan penurunan risiko kematian hingga 37 persen, menurut hasil penelitian yang dikutip dokter Adam Prabata.

Temuan ini menjadi kabar penting bagi penyintas kanker usus besar yang telah menyelesaikan pengobatan. Sebab, olahraga ternyata tidak hanya bermanfaat untuk memulihkan kebugaran dan kekuatan tubuh, tetapi juga berpotensi membantu meningkatkan peluang hidup dalam jangka panjang.

Melalui unggahannya di media sosial X, dokter Adam Prabata menjelaskan hasil penelitian yang melibatkan 889 orang dengan kanker usus besar. Seluruh peserta sebelumnya telah menjalani operasi dan kemoterapi sebelum mengikuti program olahraga terstruktur.

Baca Juga : Kanker Usus Besar Mulai Serang Kalangan Anak Muda, Jangan Sepelekan Gejala Ini

Para peneliti kemudian mengamati dampak aktivitas fisik tersebut terhadap kondisi kesehatan peserta dalam jangka panjang. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang mengikuti program olahraga memiliki risiko kekambuhan kanker atau munculnya kanker baru 28 persen lebih rendah dibandingkan kelompok pembanding.

Manfaat lainnya terlihat pada risiko kematian. Peserta yang mengikuti program olahraga tercatat memiliki risiko kematian 37 persen lebih rendah dibandingkan kelompok pembanding.



–