
loading…
Pangeran Harry Ungkap Rasa Bersalah Saat Mulai Bahagia Tanpa Putri Diana. Foto/She Knows
Pengakuan tersebut disampaikan Harry dalam sesi MasterClass yang membahas proses menghadapi kehilangan. Program itu dirilis menjelang Hari Kesehatan Mental Sedunia yang diperingati setiap 10 Oktober.
Baca juga: Bikin Kalender Advent Rp2,4 Juta, Meghan Markle Dikritik Pendeta Inggris
Dikutip dari People, Sabtu (10/10/2026), Harry menceritakan bahwa kematian Putri Diana akibat kecelakaan mobil di Paris pada 1997 meninggalkan luka mendalam. Saat peristiwa tersebut terjadi, Harry masih berusia 12 tahun.
Setelah kepergian ibunya, Harry mengaku mengalami mati rasa secara emosional selama bertahun-tahun. Kondisi tersebut membuatnya mampu tetap menjalani kehidupan dan fokus pada berbagai tanggung jawab, termasuk ketika bertugas di militer.
Awalnya, Harry menganggap kemampuan untuk menekan emosi sebagai sebuah kekuatan. Namun, seiring waktu, ia menyadari bahwa sikap tersebut justru menjadi cara untuk menghindari rasa kehilangan yang belum sepenuhnya ia hadapi.
Baca juga: 6 Tahun Tinggal di AS, Pangeran Harry Mengaku Senang Kembali ke Inggris

Leave a Reply